Korandjambi.com, JAMBI – Pembangunan Gedung Operasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Jambi resmi dimulai dengan dukungan penuh dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PetroChina International Jabung Ltd. Proyek senilai Rp 2.986.721.000 ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan fasilitas kesehatan di Provinsi Jambi.

Berbeda dengan proyek pengadaan pada umumnya, pembangunan fasilitas medis ini dilaksanakan secara swakelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi. Kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jambi dan PetroChina ini ditargetkan selesai dan siap dioperasikan pada 10 Juni 2026.

Pelaksanaan proyek ini diawasi ketat oleh tim teknis khusus yang diketuai oleh Suhelmi, MT, selaku Ketua Tim Teknis Swakelola. Penggunaan metode swakelola oleh Dinas PUPR dipilih untuk memastikan spesifikasi gedung sesuai dengan standar kebutuhan medis rumah sakit serta memaksimalkan efisiensi anggaran yang dikucurkan oleh donatur tunggal, PetroChina.

Gubernur Jambi, Al Haris, menekankan bahwa transparansi menjadi kunci utama dalam pelaksanaan proyek ini. Oleh karena itu, seluruh proses pengerjaan dan penggunaan dana dari PetroChina ini akan diaudit langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI guna menjamin akuntabilitas di akhir masa pembangunan.

Detail Pelaksana Proyek:

  • Penyedia Anggaran: PetroChina International Jabung Ltd (Dana CSR).
  • Instansi Pelaksana: Dinas PUPR Provinsi Jambi (Skema Swakelola).
  • Penanggung Jawab Teknis: Suhelmi, MT.
  • Target Penyelesaian: 10 Juni 2026.

Gedung operasi ini nantinya akan melengkapi layanan RSJ Daerah Jambi agar tidak hanya melayani kesehatan jiwa, tetapi juga mampu menangani tindakan bedah umum bagi pasien. Langkah ini merupakan bagian dari sinergi jangka panjang untuk memperkuat sistem kesehatan publik di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

error: Content is protected !!